Hubungan durasi dan jenis hand sanitizer dengan kejadian dermatitis atopik pada tenaga kesehatan

Nabila Aulia Ramadhani (Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati)
Chyntia Giska Aryunisari (Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin)
Mira Aprilika (Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin)
Resati Nando Panonsih (Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin)
DOI: 10.56922/pti.v6i6.25 Published: 2026-10-23 pp. 510-515
Full-Text Downloads:
Access and read the complete peer-reviewed article

Background: Atopic dermatitis is a chronic inflammatory skin disease characterized by dry skin, pruritus, and recurrent flare-ups resulting from impaired skin barrier function. Healthcare workers are at risk of developing skin disorders due to frequent hand hygiene practices involving the use of hand sanitizers. Repeated, long-term use of hand sanitizers can compromise the skin barrier, thereby increasing the risk of atopic dermatitis. Meanwhile, research findings regarding the influence of different types of hand sanitizers on the incidence of atopic dermatitis remain inconsistent.

Purpose: To determine the association between the duration of hand sanitizer use, the type of hand sanitizer used, and the incidence of atopic dermatitis among healthcare workers.

Method: This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 82 healthcare workers at H. Abdul Moeloek Regional General Hospital in Bandar Lampung. Data were collected using questionnaires regarding the duration and type of hand sanitizer used, as well as a questionnaire for the diagnosis of atopic dermatitis (based on the UK Working Party Criteria). Data analysis was performed using univariate and bivariate methods, specifically the Chi-Square test and Fisher’s Exact Test, with a significance level of p < 0.05.

Results: The majority of respondents were female (76.5%), used alcohol-based hand sanitizers (85.3%), and did not have atopic dermatitis (76.5%). Statistical analysis revealed a significant association between the duration of hand sanitizer use and the incidence of atopic dermatitis (p = 0.020). Conversely, no significant association was found between the type of hand sanitizer used and the incidence of atopic dermatitis, based on Fisher’s Exact Test (p = 0.102).

Conclusion: There is a significant association between the duration of hand sanitizer use and the incidence of atopic dermatitis among healthcare workers. However, there is no significant association between the type of hand sanitizer used and the incidence of atopic dermatitis.

 

Keywords: Atopic Dermatitis; Duration of Use; Hand Sanitizer; Healthcare Workers.

 

Pendahuluan: Dermatitis atopik merupakan penyakit inflamasi kulit kronis yang ditandai dengan kulit kering, pruritus, dan kekambuhan berulang akibat gangguan fungsi sawar kulit. Tenaga kesehatan merupakan kelompok yang memiliki risiko mengalami gangguan kulit karena sering melakukan kebersihan tangan menggunakan hand sanitizer. Penggunaan hand sanitizer secara berulang dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan sawar kulit sehingga meningkatkan risiko dermatitis atopik. Sementara itu, pengaruh jenis hand sanitizer terhadap kejadian dermatitis atopik masih menunjukkan hasil penelitian yang bervariasi.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan dan jenis hand sanitizer dengan kejadian dermatitis atopik pada tenaga kesehatan.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional  analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 82 tenaga kesehatan di RSUD H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner durasi penggunaan hand sanitizer, jenis hand sanitizer, dan kuesioner diagnosis dermatitis atopik (UK Working Party Criteria). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan p < 0.05.

Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (76.5%), menggunakam hand sanitizer berbahan dasar alkohol (85.3%), dan tidak mengalami dermatitis atopik (76.5%). Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan hand sanitizer dengan kejadian dermatitis atopik (p= 0.020). Sementara itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis hand sanitizer dengan kejadian dermatitis atopik berdasarkan Fisher’s Exact Test (p=0.102).

Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan hand sanitizer dengan kejadian dermatitis atopik pada tenaga kesehatan. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis hand sanitizer dengan kejadian dermatitis atopik.

 

Kata Kunci: Dermatitis Atopik; Durasi Penggunaan; Hand Sanitizer; Tenaga Kesehatan.

 

Hubungan durasi dan jenis hand sanitizer dengan kejadian dermatitis atopik pada tenaga kesehatan. (2026). Journal of Pharmacy and Tropical Issues, 6(6), 510-515. https://doi.org/10.56922/pti.v6i6.25
  1. Abhishree, B. S., Kavitha, R., & Geetha, A. (2023). A Study on the Occurrence of Hand Dermatitis in Healthcare Workers during the COVID-19 Pandemic due to Enhanced Hand Hygiene. Pharmacology and Clinical Pharmacy Research, 8(1), 1-11. 10.15416/pcpr.v8i1.38851
  2. Asyer, A. C., & Wijayadi, L. J. (2023). Kadar Hidrasi Kulit Tangan Akibat Penggunaan Hand Sanitizer Dan Cuci Tangan Pada Lansia Penghuni Dua Panti Werdha Jakarta Era Pandemi COVID-19. Health Information: Jurnal Penelitian, e1360-e1360.
  3. Effendi, A., Silvia, E., Nurmalasari, Y., & Lawren, J. (2020). Hubungan Antara Jenis Kelamin dengan Angka Kejadian Dermatitis Atopik di Poliklinik Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2019. J Med Malahayati, 4(2), 104-111. https://doi.org/10.18356/70f31899-ru
  4. Faizi, N., & Kazmi, S. (2017). Universal health coverage-There is more to it than meets the eye. Journal of family medicine and primary care, 6(1), 169. 10.4103/jfmpc.jfmpc_13_17
  5. Hadiqo, N., Hadi, S., Sanyoto, D. D., Savitri, D., & Rahmiati, R. (2024). Profil Pasien Dermatitis Atopik di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Ulin Banjarmasin Tahun 2019-2021. Homeostasis, 6(3), 735-746.
  6. Kampf, G. (2024). Antiseptic stewardship for alcohol-based hand rubs. In Antiseptic Stewardship: Biocide Resistance and Clinical Implications (pp. 965-973). Cham: Springer International Publishing.
  7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Riskesdas 2018. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf
  8. Madamang, I., Sjattar, E. L., & Kadar, K. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit: Literatur Review. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 12, 163-166. http://dx.doi.org/10.33846/sf12nk231
  9. Oktavia, L., Yulianti, R., Gustaman, F., & Indra, I. (2025). Optimasi formulasi emulgel topikal berbasis minyak zaitun: Peran gelling agent terhadap viskositas, pH, daya sebar, dan keamanan. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi, 25(2), 1-10. https://doi.org/10.36465/jkbth.v25i2.1614
  10. Prihatmoko, P. (2024). Desain Hand Sanitiser Otomatis untuk Sterilisasi di Area Laboratorium Universitas PGRI Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 7(2), 409-416. https://doi.org/10.32524/jksp.v7i2.1432
  11. Rini, E. P., & Nugraheni, E. R. (2018). Uji daya hambat berbagai merek hand sanitizer gel terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 1(10), 18-26. 10.20961/jpscr.v3i1.15380
  12. Setiawan, P. A., Graharti, R., & Fatmasari, D. (2025). Case Report: Dermatitis Kontak Iritan Pada Wanita 54 Tahun. Medical Profession Journal of Lampung, 15(3), 473-478.
  13. Sianipar, H. F., Siahaan, T. M., Siahaan, M. M., & Saragih, M. (2021). Diseminasi hand sanitizer mampu mengurangi pertumbuhan mikroba di Siantar Estate. Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 56-63. https://doi.org/10.37478/mahajana.v2i1.803
  14. Sulisno, M., Nurmalia, D., Warsito, B. E., Jannah, A. M., Ulliya, S., Santoso, A., & Ardani, M. H. (2022). Hubungan peran tim pencegahan dan pengendalian infeksi (tim ppi) dan fasilitas cuci tangan dengan kepatuhan cuci tangan perawat. Holistic Nursing and Health Science, 5(1), 23-33. https://doi.org/10.14710/hnhs.5.1.2022.23-33
  15. Sutanto, L. B., Dilantika, C., Pratiwi, D., & Latarissa, I. R. (2025). Crafting Paediatric Immunity: The Science of Prebiotic, Probiotic, and Synbiotic Roles in Child Health: Membangun Kekebalan Tubuh: Pengetahuan tentang Peran Prebiotik dan Probiotik dalam Kesehatan Anak. Amerta Nutrition, 9(4), 747-766. https://doi.org/10.20473/amnt.v9i4.2025.747-766
  16. Tamagawa-Mineoka, R., & Katoh, N. (2020). Atopic dermatitis: identification and management of complicating factors. International journal of molecular sciences, 21(8), 2671. https://doi.org/10.3390/ijms21082671
  17. Thyssen, J. P., McFadden, J. P., & Kimber, I. (2014). The multiple factors affecting the association between atopic dermatitis and contact sensitization. Allergy, 69(1), 28-36. https://doi.org/10.1111/all.12358
  18. Voniatis, C., Bánsághi, S., Veres, D. S., Szerémy, P., Jedlovszky-Hajdu, A., Szijártó, A., & Haidegger, T. (2023). Evidence-based hand hygiene: Liquid or gel handrub, does it matter?. Antimicrobial Resistance & Infection Control, 12(1), 12.
  19. Wima, D. P., Amin, A. A., Alfaini, A. F., Pramesti, R. A., Oktaviani, S. A., Christy, P. K., ... & Noorizka, G. (2022). Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat terkait Penggunaan serta Efek Samping dari Hand Sanitizer Beralkohol. Jurnal Farmasi Komunitas Vol, 9(2), 177-185.
  20. Zafira, Q., Akhyar, G., Rustam, E., Julizar, J., Gustia, R., & Afdal, A. (2024). Hubungan Pola Penggunaan Hand Sanitizer dengan Kejadian Dermatitis Tangan Pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 5(1), 89-97.https://doi.org/10.25077/jikesi.v5i1.1046

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.